Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juli 2015

Tugas 3 Etika dan Profesionalisme TSI ATA 2014/2015 Kelas 4KA09, 28, 29

Apa yang dimaksud dengan IT Forensik dan apa kegunaan dari IT Forensik tersebut?

Forensik komputer dan forensik digital adalah cabang ilmu forensik. Forensik IT meliputi penyelidikan transaksi mencurigakan yang terkait dengan sistem IT dan temuan fakta dan pelaku melalui pengumpulan, analisis dan evaluasi jejak digital. Sementara itu, penyelidikan sistem komputer dalam arti analisis substantif informasi yang tersimpan di sana juga didirikan dalam konteks "tradisional" kejahatan, tetapi juga untuk tujuan Kepolisian Pajak.


Jelaskan contoh kasus yang berkaitan dengan bidang apa saja yang dapat dibuktikan dengan IT Forensik!
MEMBONGKAR KORUPSI DAN FRAUD
Coba copy satu file microsoft word anda dari satu folder ke folder yang lain. Kemudian klik kanan dan bandingkan ‘properties’ di masing-masing file.
Kalau kita sekedar ‘copy’ dan ‘paste’, di masing-masing file itu akan terdapat perbedaan dalam informasi file ‘created’, ‘modified’, dan ‘accessed’ (lihat bagian yang ditandai kotak warna merah). Itu berarti file tidak dianggap ‘otentik’ lagi karena sudah ada perubahan/perbedaan dari kondisi awal.
Di situlah letak keistimewaan IT forensik, dengan hardware atau software khusus, data yang diambil untuk dianalisa akan benar-benar otentik atau persis sama sesuai dengan aslinya. Lebih istimewa lagi, software IT forensik juga dapat memeriksa data atau file bahkan yang sudah terhapus sekalipun (biasanya pelaku korupsi atau fraud berupaya menghilangkan jejak kejahatannya dengan menghapus file-file tertentu).
Beberapa vendor yang menyediakan teknologi IT forensik misalnya Paraben, Guidance (EnCase), GetData (Mount Image), dll.


Hal-hal apa saja yang mendukung penggunaan IT Forensik,jelaskan!
  • Kepolisian, di bidang perkara 
  • Kedokteran dalam melakukan penelitian dan visum 
  • Bidang hukum dalam pencarian alat bukti dan materi dalam persidangan.

Minggu, 26 April 2015

Kriteria Manager Proyek

Manajer proyek kadang-kadang spesialis manajemen proyek berkualitas dan berpengalaman yang bekerja secara permanen oleh sebuah organisasi. Kadang-kadang mereka adalah konsultan eksternal yang dikontrak untuk mengelola proyek untuk durasi saja. Dalam semua kasus mereka dituduh mengorganisir dan mengelola sebuah tim proyek yang akan bekerja sama dalam rangka memenuhi tujuan proyek.
Bagian ini mempertimbangkan konsep manajer proyek dalam kaitannya dengan posisi sentral karakteristik bahwa peran ini dalam organisasi. Kemudian meluas konsep ini untuk mempertimbangkan peran khas dari manajer proyek dan link ke keterampilan yang diperlukan oleh manajer proyek yang efektif.
Persyaratan utama dari peran manajer proyek dapat diringkas sebagai:
·         Perencanaan proyek kegiatan, jadwal dan anggaran
·         Mengatur dan memilih tim proyek
·         Berinteraksi dengan klien, organisasi dan semua pihak yang berkepentingan lainnya
·         Negosiasi dengan pemasok dan klien
·         Mengelola sumber daya proyek
·         Pemantauan dan pengendalian status proyek
·         Mengidentifikasi isu-isu dan masalah daerah
·         Menemukan solusi untuk masalah
·         Konflik menyelesaikan

Beberapa pengusaha menjalankan skema pascasarjana dan program magang dalam manajemen proyek. Sementara beberapa menentukan mata pelajaran tingkat, yang lainnya tidak. Persyaratan masuk tergantung pada industri yang diminati.
Keterampilan kunci untuk manajer proyek :
  • Keterampilan Organisasi
  • Kemampuan analisis
  • Keterampilan interpersonal baik maju
  • Keterampilan berhitung
  • Kesadaran komersial
  • Kemampuan berkomunikasi
  • Keterampilan kerja tim
  • Diplomasi
  • Kemampuan untuk memotivasi orang
  • Keterampilan manajemen dan kepemimpinan
   Sumber : http://ziaahmedkhan.hubpages.com/hub/Project-Manager-Selection-Criteria-and-Critical-Success-Factors , https://targetjobs.co.uk/careers-advice/job-descriptions/278215-project-manager-job-description


s

Constructive Cost Model(COCOMO)

(COCOMO) Sebuah metode untuk mengevaluasi biaya paket perangkat lunak yang diusulkan oleh Dr Barry Boehm. Ada beberapa jenis :
Dasar COCOMO Model memperkirakan upaya yang diperlukan untuk mengembangkan perangkat lunak dalam tiga mode pembangunan (Modus Organik, kopel Mode, atau Tertanam Mode) hanya menggunakan DSIS sebagai masukan. Model Dasar yang baik untuk cepat, agar awal, dan kasar estimasi besarnya.
Intermediate COCOMO Model perpanjangan dari model Basic COCOMO. Model Menengah menggunakan Effort Adjustment Factor (EAF) dan koefisien sedikit berbeda untuk persamaan usaha dari model dasar. Ini menghasilkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan model dasar karena pengguna memasok pengaturan untuk biaya driver yang menentukan usaha dan durasi proyek software. Intermediate Model juga memungkinkan sistem yang akan dibagi dan diperkirakan pada komponen. Nilai DSI dan biaya driver dapat dipilih untuk komponen individu, bukan untuk sistem secara keseluruhan.
Detil COCOMO Model berbeda dari model Menengah COCOMO karena menggunakan pengganda usaha untuk setiap fase proyek. Tahap pengganda upaya tergantung menghasilkan perkiraan yang lebih baik karena peringkat pemicu biaya mungkin berbeda pada setiap tahap. Model rinci juga menyediakan hirarki produk tiga tingkat dan memiliki beberapa kemampuan lain seperti prosedur untuk menyesuaikan distribusi fase jadwal pembangunan.


Sumber : http://dictionary.reference.com/browse/constructive+cost+model

Kamis, 23 April 2015

Software Open Source

Mengapa dianjurkan menggunakan open source? Alasannya, karena penulis yang membuat kode sumbernya tersedia untuk orang lain yang ingin melihat kode itu, menyalinnya, belajar dari itu, mengubah, atau berbagi. Masa berlaku hak lisensi open source sangat berbeda dengan lisensi proprietary. Lisensi perangkat lunak open source mempromosikan kolaborasi dan berbagi karena mereka memungkinkan orang lain untuk membuat modifikasi kode sumber dan menggabungkan perubahan-perubahan ke proyek-proyek mereka sendiri. Beberapa lisensi open source memastikan bahwa siapa pun yang mengubah dan kemudian berbagi program dengan orang lain juga harus berbagi kode sumber program tanpa memungut biaya lisensi untuk itu. Dengan kata lain, pemrogram komputer dapat mengakses, melihat, dan memodifikasi software open source setiap kali mereka suka-selama mereka membiarkan orang lain melakukan hal yang sama ketika mereka berbagi pekerjaan mereka. Bahkan, mereka bisa melanggar ketentuan beberapa lisensi open source jika mereka tidak melakukan hal ini.
Jadi sebagai Open Source Initiative menjelaskan, "open source tidak hanya berarti akses ke kode sumber." Ini berarti bahwa setiap orang harus dapat memodifikasi kode sumber sesuai atau kebutuhannya, dan bahwa tidak ada yang harus mencegah orang lain melakukan hal yang sama. Definisi Initiative dari "open source" berisi beberapa ketentuan penting lainnya.


Keuntungan menggunakan software open source
                Banyak orang lebih memilih perangkat lunak open source karena mereka memiliki lebih banyak kontrol atas perangkat lunak semacam itu. Mereka dapat memeriksa kode untuk memastikan itu tidak melakukan apa-apa yang mereka tidak ingin lakukan, dan mereka bisa mengubah bagian itu mereka tidak suka. Pengguna yang tidak programer juga mendapat manfaat dari perangkat lunak open source, karena mereka dapat menggunakan software ini untuk tujuan apapun yang mereka inginkan-bukan hanya cara orang lain berpikir mereka seharusnya.
                Sebagian orang memilih software open source karena mereka menganggap lebih aman dan stabil dari perangkat lunak berpemilik. Karena siapa pun dapat melihat dan memodifikasi software open source, seseorang mungkin melihat dan memperbaiki kesalahan atau kelalaian yang penulis asli suatu program mungkin telah terjawab. Dan karena begitu banyak programmer dapat bekerja pada sebuah software open source tanpa meminta izin dari penulis asli, software open source umumnya tetap, diperbarui, dan upgrade cepat.


Kerugian menggunakan software open source
  • Sebagian besar aplikasi perangkat lunak open source tidak dapat diandalkan
  • Tidak ada dukungan untuk perangkat lunak open source
  • Biaya instalasi yang lebih tinggi
  • No guarantee of updates

Sumber : 
http://opensource.com/resources/what-open-source
http://blog.ecomsolutions.net/2007/12/disadvantages-of-open-source-software/

Minggu, 19 April 2015

Tugas 2 Etika & Profesionalisme TSI Semester ATA 2014/2015 #Softskill

Jelaskan apa yang menjadi alasan peyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi sehingga ada orang atau pihak lain menjadi terganggu!
Menurut saya, penyalahgunaan fasilitas yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu itu bertujuan untuk mencari keuntungan. Bisa juga dikarenakan rasa kecewa terhadap sesuatu hal sehingga menyebarluaskan kekecewaannya ke hadapan publik yang akan merugikan pihak lain.

Bagaimana cara menanggulangi gangguan-gangguan yang muncul karena penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi? Jelaskan!
Cara menanggulangi gangguan-gangguan tersebut salah satunya yaitu sudah dilakukan oleh pemerintah, dengan adanya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau biasanya disebut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Fungsi sebenarnya adalah melindungi masyarakat dari perdagangan gelap, penipuan, pemalsuan, dan penyalahgunaan lainnya di dunia digital.
Dalam UU ITE, pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 27 ayat (3)jo. Pasal 45 ayat (1), yang masing-masing dikutip sebagai sebagai berikut :
  • Pasal 27 ayat (3):

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.
  • Pasal 45 ayat (1):

“Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)”.

Sehingga, dari ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU ITE tersebut di atas, pencemaran nama baik dengan cara menduplikat account (akun) facebook memenuhi unsur “membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik”, sehingga termasuk perbuatan pidana.

Sebutkan salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi, beri tanggapan akan hal tersebut!
Di kegelisahan para keluarga korban QZ8501, para penipu cyber mencoba mencari korban. Seperti yang disebutkan di Detik.Net, dalam postingan yang beredar di internet penipu cyber ini menyiapkan jebakan dengan memajang logo CNN dan foto pesawat AirAsia yang tergelincir di runway sembari menyebut bahwa AirAsia QZ 8501 yang hilang telah ditemukan di wilayah Tacloban, Filipina. Yang diincar pelaku adalah, netter penasaran yang langsung mengklik situs palsu CNN yang telah disiapkan, lengkap dengan video abal-abal terkait kejadian tersebut. Saat netter mengklik yang muncul adalah permintaan lainnya, lalu akan diminta untuk mengisi kolom survei yang berujung menjerat untuk berlangganan layanan SMS premium.
-detik.com


Jenis kejahatan ini adalah Illegal Content. Kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Contohnya pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain.

sumber :
http://nnhf.blogspot.com/2014/12/penipu-cyber-indonesia-beraksi-di.html

Minggu, 15 Maret 2015

Tugas 1 Etika & Profesionalisme TSI Semester ATA 2014/2015 #Softskill

Jelaskan apa yang dimaksud dengan “Etika” secara umum dan berikan contoh penerapan “Etika” dalam teknologi sistem informasi!
Etika menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut :
  • Menurut K. Bertens: Etika adalah nilai-nilai dan norma-norma moral, yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
  • Menurut W. J. S. Poerwadarminto: Etika adalah ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral).
  • Menurut Ramali dan Pamuncak: Etika adalah pengetahuan tentang prilaku yang benar dalam satu profesi.

Dari beberapa pendapat para ahli, menurut saya etika adalah suatu pengetahuan tentang nilai-nilai moral(akhlak) dari seseorang atau kelompok untuk berperilaku yang benar atau baik.

Contoh pada dunia teknologi sistem informasi penerapannya adalah sebagai berikut :
Pertukaran data digital, baik dalam bentuk film, musik, software, atau bahkan e-book telah menjadi hal yang lumrah di dunia maya. Dengan mengunjungi situs-situs tertentu dan melakukan klik beberapa kali, kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan secara gratis.

Apa tujuan dari penerapan etika dalam teknologi sistem informasi?
Tujuan Etika dalam teknologi Informasi, Etika menjadi dasar pijakan pengembangan, pemapanan dan penyusunan instrument. Tujuannya adalah jelas bahwa etika ditujukan sebagai dasar pijakan atau patokan yang harus ditaati dalam teknologi informasi untuk melakukan proses pengembangan, pemapanan dan juga untuk menyusun instrument.

Jelaskan “Etika” apa yang harus diperhatikan bagi pembuat, pengembang dan pengguna teknologi sistem informasi!
·          Etika untuk pembuat teknologi informasi : pembuat adalah orang yang menciptakan teknologi informasi, biasanya adalah lembaga besar dengan para ahli-ahli teknologi di beberapa bidang namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara individu, dalam membuat teknologi informasi tentu harus memperhatikan etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide/ info dari orang lain secara ilegal, salah satu contohnya adalah kasus dimana apple mengugat samsung dikarenakan bentuk produk yang dimuliki samsung memiliki bentuk yang menyerupai produk apple, dan setelah dilakukan persidangan akhirnya dimenangkan oleh pihak dari apple.

·          Etika untuk pengembangan kode etika sistem informasi, yaitu yang berbasiskan pada lima dimensi moral yang telah disampaikan di awal, yaitu:
a.       Hak dan kewajiban informasi; Kode etik sistem informasi harus mencakup topik-topik, seperti: privasi e-mail setiap karyawan, pemantauan tempat kerja, perlakuan informasi organisasi, dan kebijakan informasi untuk pengguna.
b.   Hak milik dan kewajiban; Kode etik sistem informasi harus mencakup topik-topik, seperti: lisensi penggunaan  perangkat lunak, kepemilikan data dan fasilitas organisasi, kepemilikan perangkat lunak yang buat oleh pegawai pada perangkat keras organisasi, masalah copyrights perangkat lunak. Pedoman tertentu untuk hubungan kontraktual dengan pihak ketiga juga harus menjadi bagian dari topik di sini.
c.     Akuntabilitas dan pengendalian; Kode etik harus menyebutkan individu yang bertanggung jawab untuk seluruh sistem informasi dan menggaris bawahi bahwa individu-individu inilah yang bertanggung jawab terhadap hak individu, perlindungan terhadap hak kepemilikan, kualitas sistem dan kualitas hidup.
d.       Kualitas sistem; Kode etik sistem informasi harus menggambarkan tingkatan yang umum dari kualitas data dan kesalahan sistem yang dapat ditoleransi. Kode etik juga harus dapat mensyaratkan bahwa semua sistem berusaha mengestimasi kualitas data dan kemungkinan kesalahan sistem.
e.       Kualitas hidup; Kode etik sistem informasi juga harus dapat menyatakan bahwa tujuan dari sistem adalah meningkatkan kualitas hidup dari pelanggan dan karyawan dengan cara mencapai tingkatan yang tinggi dari kualitas produk, pelayanan pelanggan, dan kepuasan karyawan.

·       Etika untuk pengguna teknologi informasi : Pengguna adalah orang yang menggunakan teknologi informasi untuk membantu menyelesaikan masalah dan mempermudah pekerjaan mereka, etika bagi pengguna adalah tidak melakukan atau menggunakan apliksi bajakan yang dapat merugikan pembuat, menghormati hak cipta yang milik orang lain, tidak merusak teknologi informasi , contohnya adalah bila mengutip tulisan dari blog atau halaman lain yang dimasukan kedalam blog pribadi,maka diharuskan untuk menulis atau mencantumkan backlink sebagai bentuk pertangungjawaban atas kutipan yang telah dilakukan.


Sumber :



Selasa, 30 Desember 2014

Penipu Cyber Indonesia beraksi di Tengah Kegelisahan Keluarga Korban AirAsia QZ8501

Kasus Telematika di Indonesia #3

Kutipan Detik.Net

Di kegelisahan para keluarga korban QZ8501, para penipu cyber mencoba mencari korban. Seperti yang disebutkan di Detik.Net, dalam postingan yang beredar di internet penipu cyber ini menyiapkan jebakan dengan memajang logo CNN dan foto pesawat AirAsia yang tergelincir di runway sembari menyebut bahwa AirAsia QZ 8501 yang hilang telah ditemukan di wilayah Tacloban, Filipina. Yang diincar pelaku adalah, netter penasaran yang langsung mengklik situs palsu CNN yang telah disiapkan, lengkap dengan video abal-abal terkait kejadian tersebut. Saat netter mengklik yang muncul adalah permintaan lainnya, lalu akan diminta untuk mengisi kolom survei yang berujung menjerat untuk berlangganan layanan SMS premium. 

Illegal Contents

Kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Conthnya pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain.

Pembajakan Kreatifitas yang Terjadi di Indonesia

Kasus Telematika di Indonesia #2

Banyak kasus pembajakan yang terjadi bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia pun seperti itu. Seperti pada kutipan dari Detik.Net :

Film-film yang terkenal seperti :
1. 'The Wolf of Wall Street': 30,035 juta
2. 'Frozen': 29,9 juta
3. 'RoboCop': 29,8 juta
4. 'Gravity': 29,3 juta
5. 'The Hobbit: The Desolation of Smaug': 27,6 juta.
6. 'Thor: The Dark World': 25,7 juta
7. 'Captain America: The Winter Soldier;: 25,6 juta
8. 'The Legend of Hercules': 25,1 juta
9. 'X-Men: Days of Future Past': 24,3 juta
10. '12 Years a Slave': 23,6 juta
Selain kejadian ini, di dunia permusikan Indonesia sangat marak pembajakan lagu. Realitas buruk ini sangat mengancam industri kreatif dibidang musik. Dalam kasus pembajakan banyak industri musik yang mengalami kegelisahan. Karena dalam realitas nya tak ada satu lagu pun yang bisa lolos dari pembajakan. Bahkan lagu nyanyian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun dibajak. Ini menandakan pembajakan lagu di Indonesia sudah semakin berkembang dan tidak peduli siapa pemilik lagu tersebut. Lagu-lagu tersebut kini dengan mudah dapat kita dapatkan di Web-web tertentu yang bahkan tidak memiliki izin, sudah banyak web yang telah di blokir oleh pemerintah karena hal tersebut, sama halnya seperti situs porno.

Persoalan inilah yang pernah coba diangkat menjadi bahan perbincangan hangat dalam diskusi "Pelanggaran Hak Cipta dan Penyebarluasan Musik MP3 melalui Internet" di Gedung AHU Departemen Hukum dan HAM, Jumat (25/4/2008). 

Anauthorized Access to Computer System and Service :
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia.

sumber :  http://terrymbienugraha.blogspot.com/2014/05/analisis-dan-contoh-kasus-tentang-uu.html , http://inet.detik.com/read/2014/12/29/154813/2789252/398/ini-film-paling-laris-dibajak?i992202105

Twitter Me-Retweet Sendiri atau Follow Twitter Orang yang Tak Dikenal dengan Sendirinya

Kasus Telematika di Indonesia #1

Pada aplikasi facebook sering kali melihat tawaran untuk mengetahui "Siapa yang melihat profil Anda" dan para facebooker dengan rasa penasaran akan mengklik tautan yang disuguhkan. padahal sesungguhnya tautan tersebut adalah malware atau program jahat terbaru yang tengah beredar di facebook.  Saat mengkliknya para facebooker akan diarahkan ke suatu aplikasi yang memiliki akses ke profil.

Hal tersebut juga terjadi pada aplikasi twitter, yaitu dapat me-retweet dengan sendirinya. Awalnya pun hampir sama dengan modus kasus diatas, yaitu mendapat promosi akun tentang sesuatu hal. Padahal aplikasi itu hanya menipu orang-orang agar dapat mendapat koneksi yaitu dengan memasukan id dan password akun twitter seseorang untuk menerima akses.  Jadi bila mendapat promosi link tidak jelas atau aneh dan langsung mengarah ke halaman pemasukan id dan password akun twitter jangan dihiraukan, karena bisa jadi hal tersebut merupakan Phising yaitu akan berujung ke akun twitter sendiri. Yaitu akun twitter meretweet sendiri atau memfollow twitter orang yang tak dikenal dengan sendirinya.

Cyber Espionage:
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya (data base) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized (tersambung dalam jaringan komputer).

sumber : http://heranapit.blogspot.com/2011/03/8-contoh-kasus-cyber-crime-modus-dan.html , http://blognya-reggy.blogspot.com/2014/03/memperbaiki-twitter-yang-terkena-auto-retweet.html 

Selasa, 18 November 2014

OSGI(Open Service Gateway Initiative)

BAB 1
Pendahuluan

Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Yaitu dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu Bluetooth, uPnP,HAVi, dan X10. Dengan bantuan Jini dan standart OSGI dari sunmicrosistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini dinamakan home network dan jinni adalah salah satu standart untuk pembuatan home nerwork yang berbasis java.
Selain itu, pengembangan OSGI dalam Teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri. Seperti otomatisnya system dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku, dan masih banyak yang lain.
Dalam ilmu Komputer ini sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGI ini. Dari surfing di internet banyak yang mengulas tentang Pemrograman Java yang mengapdopsi teknologi OSGI ini. Salah satu contoh adalah knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI didalam program Java. Dan juga eclipse IDE merupakan OSGI framework yang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI. Dan masih banyak juga dalam server serta program-program lain yang mengembangkan teknologi OSGI ini.
Apakah OSGI itu? Kami akan membahas lebih dalam tentang OSGI.


BAB 2
Pembahasan

OSGI (Open Service Gateway Initiative) adalah sebuah rencana industri untuk cara standar untukmenghubungkan perangkat seperti perangkat rumah tangga dan sistem keamanan ke Internet. OSGI berencana menentukan program aplikasi antarmuka (API) untuk memungkinkan komunikasi dan kontrol antara penyedia layanan dan perangkat di dalam rumah atau usaha kecil jaringan. OSGI API akan dibangun pada bahasa pemrograman Java. Program java pada umumnya dapat berjalan pada platform sistem operasi komputer.
The OSGI Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif) adalah sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota – anggotanya telah ditentukan sebuah layanan berbasis Java platform yang dapat dikelola dari jarak jauh. Spesifikasi OSGI yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGI. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGI implementasiberisi lima entri.



Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada).  Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut:
  1. Bundles
    Bundles adalah normal jar komponen dengan nyata tambahan header
  2. Services
    Layanan yang menghubungkan lapisan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan menerbitkan-menemukan model mengikat Java lama untuk menikmati objek (POJO).
  3. Services
    API untuk jasa manajemen (ServiceRegistration, ServiceTracker dan ServiceReference).
  4. Life-Cycle
    API untuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.
  5. Modules
    Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
  6. Security
    Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra-didefinisikan kemampuan.
  7. Execution Environment
Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentuTidak ada daftar tetap eksekusi lingkungan, karena dapat berubah sebagai Java Community Process menciptakan versi baru dan edisi Jawa. Namun, set berikut saat ini didukung oleh sebagian besar OSGi implementasi :
·         CDC-1.1/Foundation-1.1
·         OSGi/Minimum-1.0
·         OSGi/Minimum-1.1
·         JRE-1.1
·         Dari J2SE-1.2 hingga J2SE-1.6
·         CDC-1.0/Foundation-1.0



BAB 3
Penutup
Kesimpulan

Manfaat dari OSGI adalah sebagai berikut :
Ø  Mengurangi Kompleksitas (Reduced Complexity), mengembangkan dengan teknologi OSGi berarti mengembangkan bundel: komponen OSGi. Bundel adalah modul. Mereka menyembunyikan internal dari bundel lain dan berkomunikasi melalui layanan didefinisikan dengan baik. Menyembunyikan internals berarti lebih banyak kebebasan untuk berubah nanti. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah bug, itu juga membuat kumpulan sederhana untuk berkembang karena bundel ukuran benar menerapkan sepotong fungsionalitas melalui interface didefinisikan dengan baik.
Ø  Reuse, para model komponen OSGi membuatnya sangat mudah untuk menggunakan banyak komponen pihak ketiga dalam suatu aplikasi. Peningkatan jumlah proyek-proyek sumber terbuka memberikan JAR’s mereka siap dibuat untuk OSGi. Namun, perpustakaan komersial juga menjadi tersedia sebagai bundel siap pakai.
Ø  Real World, OSGI kerangka kerja yang dinamis. Ini dapat memperbarui bundel on the fly dan pelayanan yang datang dan pergi. Ini dapat menghemat dalam penulisan kode dan juga menyediakan visibilitas global, debugging tools, dan fungsionalitas lebih daripada yang telah dilaksanakan selama satu solusi khusus.
Ø  Easy Deployment, Manajemen standar API membuatnya sangat mudah untuk mengintegrasikan teknologi OSGi dalam sistem yang ada dan masa depan.
Ø  Dynamic Updates, Model komponen OSGi adalah model dinamis. Kumpulan dapat diinstal, mulai, berhenti, diperbarui dan dihapus tanpa menurunkan keseluruhan sistem.
Ø  Simple, The OSGI API sangat sederhana. API inti hanya terdiri dari satu paket dan kurang dari 30 kelas / interface. API inti ini cukup untuk menulis kumpulan, menginstalnya, start, stop, update,dan menghapus mereka dan mencakup semua pendengar dan keamanan kelas.
Ø  Small, The OSGi Release 4 Framework dapat diimplementasikan kedalam JAR 300KB. Ini adalahoverhead kecil untuk jumlah fungsi yang ditambahkan ke salah satu aplikasi denganmemasukkan OSGi. Oleh karena itu OSGi berjalan pada berbagai macam perangkat: dari sangatkecil, kecil, dan untuk mainframe. Hanya meminta Java VM minimal untuk menjalankan danmenambahkan sangat sedikit di atasnya.
Ø  Fast, Salah satu tanggung jawab utama dari Framework OSGi memuat kelas-kelas dari bundel.Di Java tradisional, JARs benar-benar terlihat dan ditempatkan pada daftar linear. Pencariansebuah kelas memerlukan pencarian melalui daftar ini. Sebaliknya, pra-kabel OSGi bundel dantahu persis untuk setiap bundel bundel yang menyediakan kelas. Kurangnya pencarian yangsignifikan faktor mempercepat saat startup.

Sumber :


Jumat, 06 Desember 2013

tugas softskill #4

E-Government

   Dikehidupan sehari-hari kita sering melakukan aktivitas dengan menggunakan koneksi atau hubungan internet,contoh saja saat kita melakukan log in google, facebook, twitter dan sebagainya. Dari pembahasan tadi, kita dapat menyimpulkan bahwa internet ini berisikan berbagai macam informasi yang membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, bahkan internet juga disebut sebagai perpustakaan atau database dunia. Banyak kegiatan yang telah kita lakukan dengan internet, seperti kegiatan bisnis, pendidikan, olahraga dan sebagainya(Septianto & Rosani 2013). Internet mencakup informasi dari seluruh dunia. Bisa dibayangkan seluas dan sebanyak apa informasi dari seluruh dunia yang ada di dalam internet. Asal internet adalah dari jaringan komputer yang disebut Arpanet, jaringan komputer ini dibentuk oleh departemen pertahanan Amerika Serikat (Sidharta 1996).

   Didalam internet terdapat world wide web(WWW), didalam world wide web tersebut terdapat kumpulan halaman-halaman situs yang terangkum dalam sebuah domain atau subdomain yang biasa disebut website. Contoh halaman situs atau website  yang akan kita bahas adalah E-Government. E-government adalah sebuah proses usaha pemerintah untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat bantu menjalankan sistem pemerintahan secara efektif dan efisien. Tetapi untuk E-Government yang digunakan oleh pemerintah Indonesia masih belum bisa bersaing dengan yang dibuat oleh negara-negara luar.E-Government yang dibuat  negara-negara luar dengan empat tahapan perkembangan,yaitu :
  • Fase pertama, penampilan situs web yang berisi informasi dasar yang masyarakat butuhkan.
  • Fase interaksi yaitu bervariasi-nya isi informasi yang ditampilkan.
  • Fase transaksi yaitu penerapan aplikasi untuk secara online mulai diterapkan.
  • Fase transformasi berupa pelayanan yang terintegrasi . (Karim, Suhendra, Aviananta dan  Yahya 2010)

   Selain itu E-Government merupakan kumpulan konsep untuk semua tindakan dalam sektor publik, tujuannya memberikan pelayanan tanpa mencampuri urusan lain atau adanya intervensi pegawai institusi publik dan sistem antrian yang panjang hanya untuk mendapatkan suatu pelayanan yang sederhana . Oleh karena itu para pemerintah dituntut untuk bekerja profesional, bekerja dengan baik dan bebas dari korupsi. Apalagi yang seperti kita ketahui,makin hari para koruptor makin banyak terkuak kasusnya (Azhar, Pratiwi dan Ningsih 2010) Karena nilai publik memberikan ukuran lebih luas daripada konvensional untuk digunakan dalam literatur manajemen publik baru, hal ini dimaksud untuk memberikan kepercayaan kepada publik.(Castelnovo & Simonetta 2007)

   Contoh yang kali ini saya akan ambil adalah E-Government lewat SIMPEKAB. Apa itu SIMPEKAB? SIMPEKAB adalah Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Kabupaten. Menerapkan e-government disetiap kabupaten adalah tanggung jawab komite SIMPEKAB, harapannya agar kualitas jasa publik meningkat. Dengan menerapkan e-government,pemerintah kabupaten ingin mencapai pemerintahan yang efisien, efektif, dan bertanggung jawab. SIMPEKAB meliputi :
  • Sistem informasi keuangan daerah(Sikd)
  • Sistem informasi gerografis(Simgeo)
  • Sistem informasi pegawai(Simpeg)
  • Sistem informasi perlengkapan daerah(Sipda)
  • Sistem informasi statik(Sipsta)
  • Sistem informasi penanaman modal daerah(Sipmd)
  • Sistem informasi agrobisnis(Siagro)
  • Sistem informasi pariwisata daerah(Sipar)
  • Sistem informasi lingkungan daerah(Silda)
  • Sistem informasi tenaga kerja(Simnaker)
  • Kutim Website(www.kutaitimur.go.id)(Kuncoro 2004)

Potensi kontribusi actor-network Theory(ANT) untuk mewakili inisiatif e-government mengalir dari asumsi ontologis. Asumsi ontologi adalah teori atau ilmu tentang wujud, tentang hakikat yang ada. Namun, asumsi ini tidak pernah kritis ditinjau menggunakan kasus e-government yang nyata.(Priyatma,JE 2012)


Daftar Pustaka :
Azhar, AD, Pratiwi, L, & Ningsih, LES 2010, ‘Analisis Web   E-Government’, Prosiding Konferensi Nasional Sistem Informasi 2010, STMIK MDP, Bandung, hal. 7.

Castelnovo, W &  Simonetta,M 2007, ‘The Evalution of E-government Projects for Small Local Government Organisations’, Journal of E-Government, vol.5 – vol. 7,  hal. 22.

Kuncoro,M 2004, E-Government via Simpekab, Otonomi dan Pembangunan Daerah, Jakarta.

Priyatma,JE 2012, ‘Critical Evaluation of The Ontological,Assumptions of Actor-Network Theory for Representing an E-Government Initiative’, Proceedings KNSI 2012, STIKOM, Bali,no. 068, hal. 7

Septianto,A & Rosani,F 2013, ‘Perancangan dan Implementasi Portal Berita untuk Tuna Netra menggunakan PHP V5.3.1’, Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer 2013, vol. 02, no. 06, hal. 202

Sidharta,L 1996, Pendahuluan, Internet Informasi Bebas Hambatan, Jakarta.

Minggu, 10 November 2013

#TUGAS BAHASA INDONESIA M.3


Table 2.1.1
Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling
Kelas 2 Semester Ganjil
                SDN Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur-DKI Jakarta


Sumber : Wali Kelas 2, R. Endah Sugiarti. Tahun 2013/2014

Dapat disimpulkan bahwa dari 40 siswa ada 4 siswa yang belum lancar membaca, menulis dan menghitung penjumlahan dan pengurangan. Dan ada 4 siswa juga yang memiliki masalah  yaitu seringkali mengabaikan tugas sekolah. Oleh karena itu, pelaksanaan bimbingan konseling harus dilakukan secara individual, dengan cara lebih dibimbing saat belajar di kelas oleh guru dan selalu diingatkan bila ada tugas.